Selasa, 10 Februari 2009

nggak pernah sama

"Nggak pernah aku bayangkan ternyata kita begitu ‘berbeda’…
Yeah, orang selalu bilang perbedaan itu yg membuat dua orang saling melengkapi…
Aku nggak akan bicara tentang cinta (karena hal itu sudah aku abaikan sejak kamu memintanya)…
Aku akan bicara tentang pertemanan, tentang persahabatan…
Karena seharusnya perbedaan2 itu juga saling melengkapi…

Apa yang aku maksud nggak pernah sama dengan apa yang kamu tangkap…
Apa yang kamu pikirkan mungkin juga nggak pernah sama dengan apa yang aku terima…


Aku nggak mau berdebat dengan kamu…Aku cuma mau kita bicara…
Bicara seperti dua orang dewasa karena kita memang (seharusnya) sudah dewasa…
Bicara karena itu satu2nya hal yang aku yakin bisa ‘mensatu-persepsikan’ semua perbedaan…
Aku nggak tahu apa yang kamu ‘takutkan’ dari pembicaraan kita…

Yang aku tahu…sampai saat ini kita terus bersikap seperti anak kecil…
Aku yang seperti anak kecil karena ‘memaksa’ kamu untuk bicara…
Dan kamu yang seperti anak kecil karena ‘memaksa’ aku untuk diam…


Sekarang aku tahu apa yang akan terjadi…
Dan untuk yang satu ini, sepertinya kamu juga sama…"



Sebuah surat pendek untuk lelaki yang (kupikir) masih kucintai…



*Ditulis saat aku merasa sedih dengan ‘perbedaan’ antara perempuan dan lelaki yang belum bisa terjembatani oleh sebuah kedewasaan…
Nggak penting untuk kalian baca memang…Tapi ini kan blog guah…jd seterah guah lah yah! Hueheheeeee…..!!;p

Tidak ada komentar: