Selasa, 12 Mei 2009

Rencanku dan Rencana-Nya

Masih terbayang jelas di benakku semua rencana yang ingin kulakukan di week end ini…Ada banyak hal yang ingin kukerjakan, banyak tempat yang ingin kukunjungi, dan banyak orang yang ingin kutemui… semua kususun karena tahu sisa week end di bulan Mei ini mau tak mau akan kuhabiskan dengan urusan kantor di luar kota…Fully booked! Hehee! Makanya aku semangat sekali menyusun semua rencana itu, aku tidak mau bulan Mei ini terlewati begitu saja tanpa ada hal berkesan yang bisa kunikmati diluar pekerjaan (Well…aku tahu 2 kali weekend ke depan akan kunikmati juga walau judulnya “nasib kuli”!;p)


Tapi memang benar adanya bahwa manusia hanya bisa berencana…dan Tuhan yang menentukan segalanya…karena aku harus pasrah semua rencana itu hanya tinggal rencana…
Hari Sabtu kuawali dengan bangun siang (hohoo..surgaaaa!;p)…rencana kedua yaitu menghadiri pernikahan salah satu temanku…dan semuanya terhenti disitu…


Entah bagaimana kronologis pastinya, yang aku ingat hanyalah saat motor yang kunaiki dengan seorang teman tiba2 sudah berada beberapa cm saja (catat : BEBERAPA CENTI) dari motor di hadapan kami (maaf kalau tak kusebutkan nama temanku itu, aku yakin dia keberatan namanya ada di curhatan seorang perempuan sepertiku!). Tak ada waktu untuk rem atau menjauh…yang bisa dia lakukan hanya sebisa mungkin menghindari kecelakaan yang parah…dan kami terjatuh ke sebelah kanan, untungnya jalanan tidak terlalu padat waktu itu sehingga tidak terjadi hal yang untuk membayangkannya saja aku tidak sanggup. Yang kuingat kami sudah tersungkur di jalanan aspal. Begitulah…dengan perasaan ‘melayang’ kami meminggirkan motor tanpa memperdulikan keadaan kami sendiri. Dia bertanya padaku “Kamu nggak apa2?”, “Nggak” jawabku dan langsung balik bertanya “Kamu nggak apa2?”, “Nggak” juga jawabnya. Nggak apa2 bagaimana! Jelas2 kami jatuh! Hahaaaa..! Mungkin apa yang ada dipikirannya sama denganku…tidak mau membuat masing2 kuatir…padahal jujur saja aku sangat shock, badanku gemetaran, dan luka di kaki dan tanganku terasa perih!


Balik lagi ke rumah untuk mengobati luka dan mengganti sandal yang patah haknya, aku berjalan normal agar orang rumah tidak curiga. Sembunyi2 mengambil Betadine, kapas dan air hangat, aku berharap orang rumah tidak tahu apa yang terjadi. Bisa dibayangkan reaksi mereka jika tahu?? Hal yang paling kutakuti adalah jika keluar ultimatum “Nggak boleh naik motor lagi!!”. Hehee, no way!!;p


Hhhh…apanya yang nggak apa2! Temanku itu memang terlihat baik2 saja, tapi lututnya luka2 cukup banyak. Lukaku memang sedikit, tapi karena cukup dalam jadi terasa cukup menyakitkan. Selesai mengobati dan mengkonfirmasi teman2 yang lain mengenai keterlambatan ini, kami pun berangkat lagi seolah2 tidak terjadi apa2 sebelumnya. Ketika teman2 bertanya, “Jatuhnya kenapa?”…aku benar2 tidak tahu apa sebabnya…dan aku juga tidak berniat mempertanyakan itu pada temanku…toh dia juga tidak pernah memulai ‘pembahasan’ itu sepanjang perjalanan…mungkin pikirnya itu tidak ada gunanya…Lagipula untuk apa juga kan…sudah terjadi! Lebih2 aku juga merasa mungkin itu akan membuatnya tidak nyaman. Well, walaupun itu memang murni kecelakaan, tapi ‘membawa’ anak gadis orang jatuh dari motor terasa cukup ‘shocking’ pasti! Hehee!;p


Kami berdua memang bisa bersikap seperti biasa…tapi aku tahu dalam hati kami masih sama2 “shock” dengan kecelakaan tadi…Tidak membahas itu sedikitpun menjadi pilihan kami, bahkan pertanyaan “masih sakit nggak” pun tidak keluar dari mulut kami. Aneh? Yeah, mungkin karena kami sama2 ingin terlihat sok kuat (oh yeah, aku hapal karakter kami yang 1 ini!;p)…atau kami sama2 ingin melupakan kejadian itu secepat mungkin…atau mungkin juga karena kami sama2 tidak enak hati! Heheee…entahlah! Lazimnya kan setelah itu kami membahas kronologis kok bisa jatuhnya, keadaan luka kaminya, psikologis kaminya setelah itu , dll…Tapi kami tidak melalukan itu. Diam, tersenyum (ini sih hanya aku), and act like nothing happened. Masih aneh? Well…I couldn’t answer anymore then!=)


Seperti dugaanku, efeknya baru terasa malam harinya, lukaku jadi terasa sangat perih dan nyut2an, dan kakiku mulai membengkak, tidak bisa menggunakan sandal atau sepatu karena sakit sekali jika tertekan. Badan ku juga mulai terasa ngilu2, dan memar2 mulai terlihat…Damn! Padahal kelihatannya kami jatuh tidak parah sama sekali lho…lukaku juga hanya terlihat biasa saja…tapi efeknya separah ini ya…


Dan semua rencana yang sudah kususun untuk Sabtu-Minggu ini pun pupus semuanya… =(


Akhirnya Mamahku yang kegirangan karena jarang2 aku ada dirumah (baik weekday ataupun weekend)! Heheee! Dia sempat bertanya melihat plester di kaki dan tanganku, dan aku bilang “Tadi kesandung tangga di parkiran, jatoh deh, biasaaaa…Teteh kan cegos! (*ceroboh dalam bahasa Sunda)” sambil ngeloyor pergi (aku takut dia bisa melihat kebohongan dimataku). Dia ber-“Ooh!”, walaupun aku yakin dia tidak sebodoh itu dan tahu dengan pasti bahwa aku menyembunyikan sesuatu, tapi Mamah bukan tipe orang yang akan membahas sesuatu yang tidak ingin kubahas. (Thank God!)


Aku belum tahu lagi kabar temanku itu... Yah, semoga dia tidak merasakan perih, memar dan ngilu2 seperti yang kurasakan. (Tapi rasanya tidak mungkin! Jelas2 dia yang nyetir, pasti dia yang lebih parah dari aku lah!). Apapun yang terjadi padanya, aku berdoa agar dia segera baik2 saja…Amien Ya Allah!


Sampai sekarang aku tidak berhenti berterima kasih pada Allah karena telah memberikan keselamatan dan perlindungan pada kami. “Orang Sunda mah selalu gitu! Celaka juga tetep aja ada ‘untungnya’!”, protes sahabatku di telfon mendengarku bilang “untung nggak parah, untung nggak ada mobil dibelakang kita, untung cuma hak sandal yang patah, untung masih bisa bangun, untung bla-bla-bla…”. Hahaaaa…yaiyalaaahh…kita harus tetap bersyukur bukan?;p


Tidak terbayang jika Allah tidak melindungi kami…mungkin tidak seringan ini kecelakaan yang kami alami. Allah masih sayang padaku ternyata…Heee… =)


“Ya Allah…terima kasih untuk perlindungan dan keselamatan yang telah Engkau berikan pada kami…Maafkan kami jika ini adalah teguran dari-Mu…Terima Kasih…untuk hidup dan nyawa yang masih Engkau percayakan kami untuk memilikinya…Terima Kasih…”


Well…ternyata memang tidak ada yang bisa disembunyikan dari seorang ibu…Minggu sore dia memintaku membelikan sesuatu ke depan kompleks…Dan aku hanya bisa terdiam, melongo…Bagaimana iniiiiii…kakiku bengkak dan tak sanggup memakai sandal jepit sekalipun…Otakku secepat mungkin berputar mencari alasan yang masuk akal untuk menolak…Tapi dia menatap mataku…Belum sempat aku berucap dia sudah berkata “terus kenapa itu hak sandal bisa sampe patah??”. Damn! Aku lupa membuang sandal itu! Aku tahu kesandung tangga parkiran tidak lagi bisa kujadikan alasan karena dari raut mukanya jelas dia tidak lagi percaya dan meminta kejujuranku…Fiiuhh..!! No more hiding! “Jatuh dari motor Mah…” Jawabku sambil tersenyum bodoh. Seperti dugaanku beribu pertanyaan dia keluarkan, mulai dari kenapa, dimana, gimana, dll. Aku berusaha menjelaskan dengan sesantai mungkin, berharap dia akan percaya bahwa ini hanya kecelakaan yang sangat ringan dan aku baik2 saja. “ Dia juga cuma luka2 aja sedikit di lutut sama siku kok Mah…Kmaren waktu balik lagi tadinya dia mau bilang sama Mamah tapi aku bilang nggak usah, nggak apa2!” ujarku saat dia menanyakan keadaan temanku. Diluar dugaan dia bilang “Ya udah lain kali hati2 kalau naik motor teh!”. Yess!! No ultimatum! Hohooo!;p


Absen ngantor di hari Senin membuatku bosan…nggak bisa kemana2 dan nggak bisa ngapa2in dari hari Sabtu itu membuatku bete setengah mampus! Tapi aku jadi banyak berpikir tentang banyak hal…hal2 yang tidak bisa kuceritakan disini…Selalu ada hikmah dan pelajaran!=)


Ps : Orang bilang nggak afdol kalau bisa naik motor tapi nggak pernah jatuh…dan sepanjang sejarah perjalananku mengendarai motor sejak SMP, ini pengalaman pertama aku jatuh (hope it was the last!!). Sebenarnya ngenes juga sih karena jatuhnya saat aku dibonceng dan bukan saat aku nyetir... Tapi apapun itu, berarti aku sudah ‘sah’ donk ya jadi pengendara motor?? Hahaaaa..!=D

Minggu, 05 April 2009

satuhariseribumakna

Hmmm…seperti ini ya prosesnya…Sebelumnya aku tidak pernah mengira ada begitu banyak kebutuhan dan begitu ribet persiapan hanya untuk sebuah acara yang bernama LAMARAN. Yang ada di benak ku selama ini, lamaran hanya sebuah moment pertemuan dua keluarga inti pasangan dan langsung ke acara tukar cincin. Lamaran Kakak ku pada perempuan pilihannya Sabtu lalu membuatku banyak tahu tentang tradisi atau proses yang selama ini tidak begitu menarik perhatianku.

Kehebohan sudah dimulai sejak pertama kali Kakak ku memberi tahu kami tentang keinginannya itu…Mamah langsung membuat list untuk Kakakku meminta restu pada sesepuh2 keluarga…Membantu Kakak membeli cincin tunangan…mempersiapkan baju yang pantas untuk kami sekeluarga…dan bertanya padaku apa yang bisa ku “sumbang” untuk hantaran berkunjung nanti (Well, sebagai adik yang sudah berpenghasilan itu rasanya sudah menjadi sebuah “keharusan” bukan?)…Satu hal yang membuatku ‘terkejut’ adalah saat Mamah menanyakan pendapatku mengenai berapa jumlah uang yang akan kami beri nanti…


Hah??!! Aku sama sekali tidak mengerti uang apa yang ia maksud…”Emang lamaran aja harus ngasih uang Mah? Bukannya nanti pas mau nikahan?”…Ia menjelaskan bahwa di adat suku kami, Sunda, sudah menjadi tradisi saat keluarga lelaki melamar, maka harus memberikan sejumlah uang tertentu kepada keluarga perempuan…dan jumlah uang yang diberikan saat lamaran harus menjadi minimal 10 kali lipat jumlahnya saat pernikahan nanti. Jadi jika saat lamaran kita membawa uang 1 juta, maka saat pernikahan kita harus membawa minimal 10 juta kepada keluarga perempuan tersebut. Sungguh itu adalah tradisi yang terlewatkan olehku selama ini…padahal aku termasuk orang yang sangat suka mempelajari tradisi. Hmm..satu pengetahuan baru!=)


Perjalanan ke tempat keluarga perempuan cukup memakan waktu…sepanjang perjalanan aku tidak berhenti bercanda dengan adik semata wayang kesayanganku…tiba2 ada sms masuk, “ Selamat kabita* ya say!=D” (*tergoda, jadi ingin karena melihat sesuatu; bahasa sunda)…Siaallll!! Salah seorang sahabat sengaja menggodaku disaat2 seperti itu…padahal setengah mati aku menepis perasaan itu seharian! Heheee!;p (FYI: Lamaran adalah impian setiap perempuan)


Acara dipegang oleh para sesepuh (aku lupa menanyakan apakah itu juga bagian dari adat atau memang para orang tua saja yang tidak cukup percaya diri!;p)…Lagi2 aku ‘terkejut’ karena acaranya sangat formil di awal (aku pikir lamaran itu suasananya sangat santai dan akrab)… Perwakilan sesepuh dari pihak perempuan membuka acara dengan inti menanyakan maksud kehadiran rombongan keluarga lelaki (dalam hati aku bergumam, “Lha kalian bikin rame2an gini mau ngapain Pak??”…Basa-basi banget ya…Kan udah direncanain dari lama!;p)…Tidak kalah “lebay”nya sesepuh dari keluarga kami menjawab pertanyaan itu dengan sebuah cerita yang dikarangnya dengan sangat jenaka (Oke juga nih si Abah!)…Walaupun semua tertawa dan membuat suasana tidak kaku, tapi aku tahu bahwa ini adalah sebuah adat yang memang ‘harus’ begini prosesnya…


Aku coba gambarkan sedikit percakapan itu ya…diucapkan dengan Bahasa Sunda Buhun yang membuat aku saja terkadang masih harus berbisik ke Mamah menanyakan artinya…

(Saat membuka acara, sesepuh keluarga perempuan)

Sesepuh keluarga perempuan : Bla...bla...blaaa…kami sangat terkejut nih karena kali ini Nak Irfan datang tidak sendiri, tapi membawa rombongan yang cukup banyak apalgi ada sesepuh2nya juga…Kami mau bertanya apa ada maksud tertentu dari kedatangan ini? Bla..bla..bla….


(Yah kira2 begitulah yah inti percakapannya..)


Sesepuh keluarga kami : Bla…bla…blaaa…Cucu kami Irfan beberapa minggu yang lalu Nampak murung…kerjaannya melamun dan mondar mandir di depan rumah…Kami pikir dia sakit…tapi sudah kami bawa ke semua dokter hebat tidak juga sembuh…Menurut berita hanya ada satu2nya obat yang akan manjur…dan adanya hanya di daerah Cibabat Cimahi…yaitu Neng Rani!...Maka dari itu kami kesini hendak menyembuhkan cucu kami dari sakitnya dengan obat yang ok itu…Bla..bla…blaaa…


(Hahahaaaa…bisa2nya si Abah menyusun cerita seperti itu untuk menjadikan acara lamaran ini menarik!;p Tapi Adikku langsung berbisik padaku, kalau nanti dia akan melamar calonnya, jangan si Abah yang ‘maju’…”Tar aku digodain kaya si Kakak lagi, malu ah!”=D)


Saat semua acara “basa-basi” selesai, sang perempuan pun diperkenankan berdampingan dengan Kakak ku. Acara tukar cincin lagi2 membuatku ‘terkejut’, karena yang memasangkan cincin bukanlah pasangannya, melainkan calon ibu mertua masing2. Jadi Mamahku memasangkan cincin ke jari manis sebelah kiri sang perempuan, dan ibu sang perempuan memasangkan cincin ke jari manis Kakakku. Hmmm…harusnya kau tidak begitu ‘terkejut’ dengan hal itu…Karena kali ini itu bukanlah tradisi, tapi lebih karena keluarga perempuan adalah keluarga yang lumayan fanatic terhadap Islam…jadi di keluarga mereka, lelaki dan perempuan yang bukan muhrim tidak boleh bersentuhan…dan karena lamaran bukanlah pernikahan, maka Kakak ku dan sang perempuan belum sah menjadi muhrim.


Setelah wejangan2 dan penutup, acara ditutup dengan acara makan2 yang berlangsung sangat akrab dan santai (whuhuu..ini bagian yang paling kusuka!;p)…kami pun pulang dengan perasaan lega dan lelah. Ini hanya permulaan, awal dari sebuah acara besar beberapa bulan lagi…Aku tahu semuanya pasti akan lebih merepotkan dan melelahkan lagi…tapi apapun yang dijalankan dengan tujuan baik insyaAllah akan berjalan dengan lancar…Amien!


Selain pengetahuan baru tentang tradisi lamaran di adat Sunda, satu hal yang kudapat dari acara lamaran Kakak ku kali ini…Bahwa Mamah, sebagai ‘pusat’ restu atas segalanya benar2 menunjukkan pada kami semua komitmen yang selalu dia tanamkan pada kami anak2nya…Baginya, ia hanya punya 2 syarat utama yang mutlak harus dimiliki oleh calon2 menantunya kelak…IMAN dan AKHLAK! Ia tidak peduli dari mana asal suku atau silsilah keluarganya, tidak peduli seberapa tinggi pendidikan atau strata ekonominya, tidak peduli seberapa tampan atau cantik wajahnya…baginya tidak ada yang lebih penting selain seiman dan berakhlak baik! Mamah selalu bilang bahwa 2 hal itu yang bisa membuatnya percaya ‘menyerahkan’ anak2 yang cintainya untuk menjalani kehidupan yang baru dengan mereka…2 hal itu yang akan membuat keluarga yang anak2nya bentuk nanti berjalan dengan baik dan langgeng selamanya...dan kali ini, kami tahu tidak ada keraguan sedikitpun di hatinya mengenai calon kakak ipar ku karena 2 syarat utama itu sudah terpenuhi…


Aku belum bisa membayangkan calon menantu seperti apa yang akan kubawa ke hadapannya suatu hari nanti...Saat ini yang kupikirkan adalah apakah aku bisa menjadi calon menantu yang baik di hadapan calon mertua ku nanti?…Apakah ia akan melihatku sama seperti Mamah melihat calon kakak ipar ku itu?…Well…all I can do is just tryin to be a better trully woman day by day…dan berdoa semoga aku juga bisa memberikan Mamah calon menantu yang ‘baik’…sesuai dengan apa yang diyakininya…Amien!


Untuk Kakak ku satu2nya…Selamat ya Kak…semoga semuanya bakal berjalan dengan lancar ke pernikahan nanti…! Amien!

(Jago juga lu cari calon!;p)

Senin, 23 Maret 2009

Tepat Setahun Yang Lalu....

Hari ini hari yang melelahkan sebenernya…Dari kmaren nggak enak badan…Tapi nggak mungkin ijin ngantor karna kerjaan menumpuk menanti untuk aku beresin…Meeting sama klien yang amat sangat “menyenangkan” dan kantornya yang amat sangat “deket” bikin kpala aku senat senut di sisa hari ini (Edhun urang jangar pisaaaan!!)

Sampe skarang ni sakit kpala blom membaik…iseng buka2 face book..liat foto2 sama temen2 SMP…”Kangen ya waktu ke Ciwidey kmaren” nggak sadar aku bergumam sendiri. Nggak tau lah..dari sekian banyak acara ketemuan yang emang rajin kita adain setaun ini (stlah 10 taunan pisah) kok aku slalu ngerasa kalo moment Ciwidey adalah moment ter-specta yang pernah kita lewatin bareng…Padahal itu udah setaun yang lalu…Hhhhmm..aku reflek liat kalender…skarangkan tanggal 23 MARET! Dan acara Ciwidey juga kan tepat diadain 22-23 Maret 2008! Ah Lord…entah ini kebetulan atau perasaan kangen ini yang nuntun aku…Gila...tepat setaun yang lalu…

Oh iya, tiba2 aku juga jadi inget kalo acara itu pernah aku bikini ceritanya dan aku posting di milis alumni SMP 30 Bandung Angkatan ’99…banyak yang komen tentang cerita ini waktu itu…Hhhh…jadi kangen de kalo baca ini :

“Akhirnyah....Hari H pun tiba jua stelah kerja keras, perjuangan tanpa pamrih, peluh yang bercucuran, semangat membara dan pengorbanan hingga tetes darah terakhir temen2 yg tulus pengen acara REUNIAN qta ini terlaksana....(Hiperbolis mode on)

Kesibukan dapat dipastikan sudah dimulay dr 1 hari sebelumnya....Rahma yg ga bosen2nya mastiin bahwa Nofi ga lupa bikin ayam ungkep ma sambel kecap (ampe guah yg bosen Bu!)...Fanny yg hrs pindahan dulu dr Jakarta...Gunardi yg bingung mu beli kado kmana jam 11 malem...Yudhit yg ga dikasih tau Jodhy ada tukeran kado (kembar yg kompak!)...Kartika yg nagis2 karna ngulek bawang banyak bgt buat ngungkep ayam...dan Nofi yg baru bisa tidur jam 1 pagi saking exited-nya...yg lain mah gatau da ga crita...

Dibangunin Dewi yg nelfon subuh2 cuma untuk bilang kalo sambelnya uda siap (tunduh keneh wiiiiiii...! ) Nofi kaget sendiri karna barang bawaan Nofi kaya anak gadis mu kabur karna diajak kawin lari oleh sang kekasih yang ditentang orang tuanya (naon siy Fiii! )...Ah tp ga 1 lemari dibawa jg msh untung qo..namanya jg WANITAH!;p Jam 08 menit 29 detik 36 (edhun..apal gini guah!)..Fanny ngejemput Nofi & Kartika bareng Bapa-nya (ktemu bapanya bikin qta smakin yakin kalo TINGGI Fani adalah hasil PROGRAM ORTHOPEDI...bukan FAKTOR GENETIK! ;p)

Sampe di tempat kumpul 30 tercintah smua uda pd kumpul...Ada 16 orang...mayanlah dr target 20 orang. Tp kenyataan berkata lain sodara2...karna tnyata yg ikut brangkat cuma Fanny, Doddy, Sandra, Yudhit, Jodhy, Sonny, Gunardi, Nofi, Kartika, Yussie & Rahma...YUP...11 ORANG AJAH!!...Yg lain cuma datang untuk melepas keberangkatan kami (dipikirnya ini PERGI HAJI kali aah!)....Sempe BETE juga siy...tp apapun yg terjadi d' SHOW MUST GO ON donk ya...apalagi ngeliat yg ikutan adalah Makhluk2 dgn tingkat KEGILAAN 78,5%....Nofi yakin kalo acara kita bakalan SERU BANGETH!! CAHYO..Eh salah...CHAYO!!=)


Qta pun brangkat dgn janji bahwa Ridwan, Wildan dan Dewi bakalan nyusul tar sore...Karna Mobil hrs k Bnajaran dulu jemput Rahma dan barang2...yg konvoi cuma motor2 doank...dgn FORMASI Sandra-Gunardi, Yudhit-Jodhy, Sonny-Yussie, dan Doddy-Nofi....LANCAR...situasai aman terkendali....Sampe di daerah CIbaduyut DODDY ngepot2in motornya ke kiri-kanan...Baruuuu aja mu Nofi JITAK biar ga gaya2an , tau2 Doody minggirin motor dan bilang kalo BAN-NYA BOCOR! ...Oh...Ok...! Untungnya....(entah kebetulan atau "kebetulan") di depan ada Tukang Tambal Ban...Mampirlah kita disana 1/2 jam. Beres!!...Lanjuuuuth!!....dan di daerah Soreang lagi2 Doddy ngepat-ngepoth...Ah gw biarin ajah...paling tu anak pengen ngegodain doank.......Tp itu cuma ke-GR-an kuw sajah teman2...karna tnyata SI BAN ITUH BOCOR LAGIH!!!....Whaaaattt??....Sumpe loooo???!!!...dan LAGI2 di depan ada tambal ban juga!! (Ah Indonesiah!!) Dgn pasrah Doddy memutuskan untuk ngeganti ban dalem ajah demi mencegah "AMUKAN MASSA" kalo rombongan harus mampir ke tukang tambal ban lagi ntar2.. ..Cuma 10 menit...motor brangkat lg dgn tujuan nyari Sonny yg uda duluan...Tp tenanglah...bukan hal yg sulit nyari seorang Sonny Permadi...Carilah sebuah tempat yang ada makanannya...anda pasti akan menemukannya disanah!.....Dan benar saja sodara2....Dya NGEJOGROK di sebelah tukang BASO MALANG depan gd. DPRD Soreang!

Perjalanan pun dilanjutkan stlah mobil Fanny gabung...Hhhhmmm....udara sejuk langsung krasa begitu masuk daerah Ciwidey...DINGIN...tp kayanya dingin emang ga lengkap kalo ga pake UJAN...maka dipakailah JAS UJAN itu...dan kita hrs menanggung malu karna ga ada 5 menit langit berubah CERAH...saking cerahnya sampe MATAHARI BERSINAR semangat sekali...menghasilkan kita yg kaya ORANG BEGO pake Jas Ujan... "Penderitaan" blom berakhir sodara2...bahkan di antara pemandangan hijau dan udara sejuk LAGI2 MOTOR DODDY BIKIN NOFI JANTUNGAN....KESERIMPET di pengkolan yg nanjak dan miring..entah kenapah...Hwuuaaaa...tabahlah jantungku...ini hanya ujian yg diberikan Tuhan kpada umatnya yg bertakwa!

Setelah perjalanan yg penuh liku akhitnya sampe jg di Villa tempat kita nginep.....WAAAAA....SUBHANALLAH....pemandangan dpn villa KERRRREEEEENNN BANGEEETTHHH!!!!!....Hamparan kebun teh dgn background gunung ijo yg nyelip kabut2 putih....Rasanya "penderitaan" terbayar lunas ga pake nyicil!!

Beres2 barang bawaan, solat dzuhur, makan siang, istirahat bentar...diselingi acara INFOTAINMENT yg dipandu secara profesional oleh Sonny dgn topik utama AA GYM beserta T 'NINIH dan T' RINI....(Saking detailnya, qta CURIGA sbenernya Sonny bukan kerja di CEres...tp di MQ TV! )

Acara dilanjutin ke SITU PATENGGANG...baru nyampe gerbang, eh ujan turun lg...untung kali ini Nofi dibonceng SANDRA...jd mayan, tiapar dikit ujan ga brasa de! B'teduh bentar, ujannya baik, brenti...Mubazur liat View DANAU yg keren, maka dgn KENARSISAN MUTLAK yg telah mendarah daging di setiap diri masing2...kita pun langsung PUTHO2 pe ujan turun lg! Dan kita pun bteduh lg di salah satu saung,dempet2an ma org2 yg neduh jg...GARING?? OH TENTU TIDAK!! Bagaimana mungkin jika Fanny langsung mengeluarkan GAMES2nyah yg garing (hahaaa...justru karna garingnya itu yg bikin seru!!)...Mulay dari GAMES 7 yg dya bilang memerlukan kemampuan otak tingkat tinggi (Boooo....ujan gede angin kenceng udara dingin dya nyuruh kita mikir???! Ga kita tinggalin sendirian juga uda untung lu Fan! )...sampe GAMES JEMPOL yg menurut dya ga perlu pake otak tapi tetep bikin kita semua berdebat hebat tentang siapa yg harus DIJITAK! (Ah padahal ga penting Fanny atw Yussi yg kalah...yg penting kita mah ikutan aja ngejitaknya...! )

Balik ke Villa langsung mandi air angeth...eh salah..AIR PANASH! (Mamen panas bgt tu aer! bhati2lah kalo bis pipis!) Ngobrol2..lalu datanglah Dewi bersama teman kantornya (EHEM, "TEMEN KANTOR"!!)...Tp mreka ga nginep, pulang lg malemnya...(Dewi bilang mreka nyasar pe jam 11 malem....Ah Wi...emang lo percaya dya bener2 ga inget jalan??...namanya juga lelaki...taktik aja itu mah! Hehee..Piss!!)

Makan malem diisi dgn bakar2an ayam & ngeliwet...Sempet kuatir jg liat Sonny tiba2 ga nafsu makan...KUATIR UJAN PETIR GUAH!! Kjadian langka soalnyah! Tp PENGAKUAN DOSA bahwa dya uda ngabisin 3 POTONG AYAM waktu ngebakar tadi menjadi alasan logis yg menenangkan hati kita dari kekhawatiran akan datangnya ujan petir tar malem...

Stlah makan malem...acara bebas sebebas2nyah...Yussie tidur2...Rahma curhat2...Yudhit ngamen2...Sonny ngemil2....Doddy nyengir2...Fani mikir2...Sandra senyum2...Gunardi nonton2...Jodhy diem2...Kartika kedip2...Nofi imut2...(hauahahaaa....maksa!!)

Namun tak lama kemudian Doddy mengeluarkan BENDA KERAMAT yg seketika menjadi VIRUS di antara kitah.....UNO!!!....Sumpah SERU BGT!!....Apalagi tiap SI RAJA MURKA BERMATA CABUL itu kena ADZAB atas kecongkakannya! Huahahahhaaaa...rasanya PUAAASSSS bgt!! Pengaruh AYAM dan PROTECALnya cuma ngefek slama masih ada...uda abis mah kalah lg! (Inget bgt guah mukanya dya waktu mu buang UNO sambil bilang "It's my luck......." pdahal dya di SKIP!!) Blom lg FANNY yg hrs pasrah dapet 12 KARTU dari Yudhit, Nofi ma KArtika! Hahaaa...tabahlah!

Tp permainan gakan pernah berakhir sbelum MISI terlaksanakan...BIKIN YUDHIT & SANDRA KALAH!! Sbelum target terkalahkan maka hungga titik darah penghabisan kami akan terus berjuang! Dan akhirnya tepat di PUKUL 01 Dini Hari mereka pun merasakan HINANYA ngocok kartu! FIUUUHH...SYUKURLAH!

Dgn niat tidur bentar untuk nonton pertandingan bola jam 1/2 3 tar..para pria pun hrs menelan pil pahit karna salurannya DIMATIIN sama si mamang Villa! hauahhaaaa...meni watir! Dan mreka pun tidur pulas pe pagi...saking pulasnya sampe2 para wanita disuguhi backsound suara NGOROK dr kamar sebelah yg entah siapa yg bertanggung jawab atas semua itu (Yah itung2 latihan bersabar siapa tau tar dapet suami yg begitu ya ibu2!)

Pagi2 para pria pd brenang di PEMANDIAN CIWALINI....Huuuuu....liat cowo2 itu BERTELANJANG DADA bikin cewe2 punya 2 KOMENTAR...."Buncith ya!"....sama...."Kurus bgt!" Hehheeeee... Kaga ada yg SIKPEK dah!! Kalo ga ONEPACK...ya NOPACK!

Ehem, tnyatabener ya temen2...JODOH itu bisa ktemu dimana aja...dan kali ini SONNY lah yg bruntung menemukan jodohnya di Ciwidey....Dgn smangat 45 dya bilang k Kartika "Kar, liat tu cewe!"..pas kita liat emang ada cewe yg kpalanya kehalangan papan...Body-nya mameeeennn...Wiiiiihhh....SEXY BENER ya Son!!....Ber-HOT PANTS dan TANK TOP MERAH dgn KULIT PUTIH MULUS....Suuuit-suiiitthhh!!!....

Tp apa yg terjadi stelah papan itu terlewati oleh sang wanita??...HUAHAHAHAAAAAAAA......!!! TANTE2 DONK!!! Dgn perkitaan usia hampir mencapai kepala 4....(atw malah lebih??) Akhirnya qta tau jg selera sony...(qta mah lewat Ma, Yus, Kar!) Pas renang...tiba2 tu tante2, eh maaf, tu cewe mendekat ke arah Sonny...mungkin getar2 asmara pun tlah terasa olehnya......Dgn penuh pengertian, Fanny menjauh, memberikan ruang & waktu untuk keduanya saling kenalan....Tp mungkin Sonny adalah tipe lelaki pemalu....dya ga sanggup berkata2 depan pujaan hati dan malah kabur...mengecewakan kita yg exited bgt brasa liat PELEM INDIA depan mata!

Qta pun pulang ke Villa...tp lagi2 Tuhan menunjukkan bahwa JODOH GA KAN LARI KMANA...karna tnyata tu tante, eh maaf lg, tu cewe adalah WTS (Wanita Tetangga Sebelah) alias d'girl next door....dya nginepnya di sebelah villa kitah! Doddy pun bersemangat untuk membentuk PANITIA LAMARAN sesegera mungkin! HUAHAHAHAHAAA!!!

Kasian ma Yussi yg ga enak body dan ga mau ganggu Rahma yg asik b'2an bakar jagung ma salah seorang pria kita...ga boleh sebutin nama...inisial juga...tar ktauan kan...ciri2 aja yah...PUNYA KEMBARAN! (Naaah..kalo itu susah nebaknya kaaa?? Huehheeee...PIss!!)....Yaaah CINLOK bersemi di Ciwidey nampaknyah! Sebagai teman kita mah dukung aja ok! ...balik lg...akhirnya Nofi dan Kartika b'inisiatuf handle makan pagi qta,,,,direcokin Yudhit yg bolak-balik nanyain uda siap atw blom...Nasi Goreng pun siap sudah....Slalu dipuji Doddy&FAnny...ayam bakar juara...nasi liwet juara...sambel kecap juara...nasi goreng jg juara...bikin Nofi & KArtika curiga...Itu MUJI...BASA-BASI...ATW NYEPETH??? Hix...Jujurlah padaku...bila kau ta...(Eeeehh...jgn diterusin...tar pd nyanyi Radja lg!!)

Tuker2an kado...ngobrol2 bentar...photo2...beres2...tibalah waktunya pulang...Disebabkan Papanya Fanny ga bisa jemput...maka anchot kuning dicarter..sambil nunggu anchot dtg...YA PUTHO2 LG DONK AH!! Heheeee...! Lg putho2 tiba2 Yussie dpt telfon kalo Bapanya Ridwan Meninggal td pagi....Untung kita blom mencar2...jd disepakati qta tar kumpul di Rumah Nofi baru ngelayat k rumah Ridwan...

Pjalanan pulang tnyta lbh menyiksa dr perginya...Boooo...tu mamang supir anchot gw rasa dulunya anak ghaol yg suka ikut trek2an tiap malem minggu de!! Ampun daaaahhh....nyetir uda kaya bawa karung beras! Bikin Yussi muntah pe 3 balikan...Nofi nahan muntah karna gada kresek lg...Sampe dpn rumah Nofi...ALHAMDULILLAH GUSTIIIII.....ga lg2 de naek yg bgituan!!

Di rumah Ridwan...sedih bgt de liat kantong mata yg nunjukkin kalo setegar2nya Ridwan pasti nangis jg pas Papanya pergi..."Tabah ya Wan...Smoga Amal ibadah bapa dtrima di sisi Allah...dan Ridwan skeluarga dikasih kekuatan...AMIEN!"

AAkhirnya saat qta berpisah bener2 tiba sudah teman2....(eeehh...Yussi ih disuruh bantuin camer nyiapin tahlilan malah ikut pulang!)....Ga tau knapa yah...Nofi ngerasa sedih bgt....Beberapa bulan ini kita intens ktemuan berapa minggu skali untuk ngerencanain acara ini...skarang acara uda tlaksana....kapan lg coba qta kumpul rame2??...paling trakhir nikahan asep&widya ya,,,,Setelah itu???

Hix...9 taun ga ktemu...yg ga kenal jd kenal...(kita ni Fan!!)....Akhir2 ini sering kumpul...seru2an di Ciwidey...Eh skarang hrs pisah lg...Huhuuuuuu'....JANJI YA....JANGAN SALING ILANG KONTAK...sring2 ikutan di milis...sms-an...maen bareng...atw nginep2 lg kapan2...

HIX....I'M GONNA MIZZ U ALL SOOOO MUCH GUYZ!!.....THANK U 4 ALL UNFORGETABLE NICE FOOL MOMENTS LATELY....LUV U!!!!!=)

(Heeee...naha ending-nya sedih Fi??)”

Ah guyz…can we have a great moment like that anymore?? Mizz u!


Selasa, 10 Maret 2009

Bintang Jatuh

Akhirnya bintang itu jatuh juga! Nggak, aku nggak bisa make a wish kali ini…Karna itu bukan bintang jatuh…tapi cuma sebuah bintang yang jatuh…


Kemarin bintang itu masih terlihat sempurna di langit sana. Saaaaaangat indah! Dan aku sangat mengaguminya (well, aku pikir banyak orang juga begitu)…Bintang itu begitu mudah untuk dicintai dengan pesonanya…So loveable!


Beberapa orang pernah bilang kalau bintang itu nggak seindah yang kuliat dari sini…Tapi aku nggak pernah peduli…aku nggak mau percaya…Karna buat aku…bintang itu bersinar paling terang diantara bintang-bintang yang ada di langit!


Aku memujanya! Mendewakannya dengan sangat!

Selalu tersenyum setiap melihatnya dengan mata yang yang nggak pernah berhenti berbinar… Aku berpikir Tuhan menunjukkan kekuasaan-Nya dengan ciptaannya yang begitu sempurna…


Tapi kemarin bintang itu jatuh juga…tanpa sadar dia menjatuhkan dirinya sendiri…Meruntuhkan semua kehebatannya sendiri! Sedih? Nope! Aku justru merasa sangat lega dan bersyukur! Karna saat aku melihatnya dengan lebih dekat, aku baru tahu bahwa dia memang nggak sesempurna itu…Cahayanya palsu!


Sekarang saat aku menatap langit, aku nggak lagi menemukan my shinning star…Tapi bagiku, bintang-bintang yang cahayanya seadanya itu terlihat lebih tulus dan lebih jujur padaku…


Hai bintang jatuh…terima kasih…karna kamu sudah membuat aku bisa melihat lebih jernih…U’re not that great actually! =)

Kamis, 19 Februari 2009

...........

“Aku ingin berpuisi,


Tanpa kata!!


Karena perasaan rindu ini,


adalah puisi bagiku…”