Kamis, 19 Februari 2009

...........

“Aku ingin berpuisi,


Tanpa kata!!


Karena perasaan rindu ini,


adalah puisi bagiku…”


Selasa, 10 Februari 2009

nggak pernah sama

"Nggak pernah aku bayangkan ternyata kita begitu ‘berbeda’…
Yeah, orang selalu bilang perbedaan itu yg membuat dua orang saling melengkapi…
Aku nggak akan bicara tentang cinta (karena hal itu sudah aku abaikan sejak kamu memintanya)…
Aku akan bicara tentang pertemanan, tentang persahabatan…
Karena seharusnya perbedaan2 itu juga saling melengkapi…

Apa yang aku maksud nggak pernah sama dengan apa yang kamu tangkap…
Apa yang kamu pikirkan mungkin juga nggak pernah sama dengan apa yang aku terima…


Aku nggak mau berdebat dengan kamu…Aku cuma mau kita bicara…
Bicara seperti dua orang dewasa karena kita memang (seharusnya) sudah dewasa…
Bicara karena itu satu2nya hal yang aku yakin bisa ‘mensatu-persepsikan’ semua perbedaan…
Aku nggak tahu apa yang kamu ‘takutkan’ dari pembicaraan kita…

Yang aku tahu…sampai saat ini kita terus bersikap seperti anak kecil…
Aku yang seperti anak kecil karena ‘memaksa’ kamu untuk bicara…
Dan kamu yang seperti anak kecil karena ‘memaksa’ aku untuk diam…


Sekarang aku tahu apa yang akan terjadi…
Dan untuk yang satu ini, sepertinya kamu juga sama…"



Sebuah surat pendek untuk lelaki yang (kupikir) masih kucintai…



*Ditulis saat aku merasa sedih dengan ‘perbedaan’ antara perempuan dan lelaki yang belum bisa terjembatani oleh sebuah kedewasaan…
Nggak penting untuk kalian baca memang…Tapi ini kan blog guah…jd seterah guah lah yah! Hueheheeeee…..!!;p

Rabu, 04 Februari 2009

Maaf......

Sekali lg ucapan itu mengalir lg dari bibirnya… Simple… Tp trasa bgitu dalam bagiku! … Sambil brusaha untuk tetap terlihat santai, sejenak kulirik wajahnya dari ujung mataku… dan jelas terlihat raut yg penuh pengharapan… harapan yg belum lelah dya simpan… membuatku dihujani berbagai macam perasaan… Perasaan yg ingin skali kuingkari tapi tak pernah bisa! Pertanyaan itu pun tidak baru skali ini dya lontarkan padaku… seingatku sudah cukup sering sejak pertengahan tahun lalu… Dan setiap dya bertanya selalu msh bisa kualihkan dgn candaan yg kutahu sama sekali tak lucu baginya… Bukan jawaban yg ingin dya dengar tentu saja! Tapi apakah dya bisa menangkap bahwa tawa yg kluar dari mulutku jg terdengar sangat hambar??... Bahwa otakku berputar cukup keras untuk bisa mengakhiri topic itu tanpa menyakiti hatinya….bahkan juga hatiku??

Aku msh tertawa bodoh saat dya mulay terdiam menyerah… Sekilas kulirik lg dan wajah itu pun semakin terlihat kecewa…meninggalkanku yg kini berpura2 serius dgn computer dihadapanku…aku tahu apa yg ada di pikirannya… Tuhan apa yg hrs kulakukan???... Ingin rasanya aku memeluknya dan mengatakan jawaban yg ingin dya dengar selama ini… Membuatnya tersenyum dan menghapus kesedihan itu… Tp aku tidak bisa… Aku BELUM bisa!... Dan lagi2 aku hanya bisa berpaling, menyembunyikan rasa sakit yg sangat karenanya…!

Lalu seorang gadis dengan riang berbicara padanya…Ah aku benci melihatnya! Gadis itu bercerita penuh semangat tentang kekasih yang telah melamar dirinya…meminta pendapatnya tentang hari bahagia mereka yg akan dilaksanakan hanya dalam hitungan bulan lg… Dya terlihat senang untuk gadis itu… Namun kemudian dya menatapku…seakan memohon aku untuk mengerti… Dan aku makin serius dgn komputerku… pura2 tidak mendengar percakapan mereka… pura2 tidak tahu topic apa yg sedang mereka bicarakan…

AKu tahu dya terlalu mencintaiku…Tp Aku pun sangat mencintainya!... Memang tidak pernah kukatakan itu padanya… Tp tidak bisakah dya merasakannya dalam setiap hal yg kulakukan?... Bagiku dya adalah hidup… alasan mengapa aku hrs slalu tersenyum dan bersemangat menantang dunia… Tp ada banyak alasan yg membuatku terlihat sangat keras kepala dlm permasalahan ini… ada banyak alasan yg menahanku disini… Aku jg menginginkannnya…sangat menginginkannya!...namun tidak saat ini…belum saatnya…Aku ingin dya jg mengerti!

Dan akupun meninggalkan mereka…sesaat ragu dgn kekukuhanku...Tp kmudian aku kembali tersenyum seperti biasa…karna kuyakin hatiku benar…! Dan saatnya nanti kan kubuat dya lebih bahagia dr yg pernah bs dya bayangkan..!

"Maafkan aku yg blm bisa membuatmu bahagia… Maafkan aku yg blm bs memenuhi keinginanmu ttg sebuah pernikahan yg indah… Maafkan aku yg blm jg mewujudkan impianmu ttg tangis seorang bayi mungil yg keluar dari rahimku…

MAAFKAN AKU…..MAMA!!
"


- Anak gadismu yg mempunyai rencananya sendiri tentang hidup kita -